PROFIL PROGRAM STUDI D III AKUNTANSI

Politeknik Negeri Samarinda yang selanjutnya disebut Polnes adalah generasi kedua dalam pengembangan penyelenggaraan pendidikan Politeknik di Indonesia, yang didirikan melalui Keputusan Dirjen Dikti No. 80/Dikti/Kep/1985 tanggal 3 Desember 1985. Pada saat itu POLNES dikenal dengan nama Politeknik Universitas Mulawarman (Politeknik Unmul) dan menginduk pada Universitas Mulawarman. Melalui SK Mendikbud No. 0313/O/1991 Tentang Penataan Politeknik dalam Lingkungan Universitas dan Institusi Negeri, maka Politeknik Negeri Samarinda pada saat itu dirubah namanya dari Politeknik Universitas Mulawarman menjadi Politeknik Samarinda 1 dan diresmikan pendiriannya oleh Mendikbud pada tahun 1993. Politeknik Samarinda 1 memiliki Jurusan dan Program Studi (prodi) Teknik Sipil, Jurusan dan Program Studi Teknik Mesin, Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Listrik, Jurusan dan Program Studi Akuntansi, Jurusan Administrasi Niaga Program Studi Kesekretariatan dan Administrasi Perkantoran. Pada tahun yang sama, terdapat 2 jurusan dan prodi yang stratanya dinaikkan dari Diploma 2 (D2) menjadi Diploma 3 (D III), yaitu Jurusan dan Prodi Akuntansi, Jurusan Administrasi Niaga Prodi Kesekretariatan dan Administrasi Perkantoran.

Pada tahun 1997, melalui SK Mendikbud Nomor 086/O/1997 Tentang Organisasi dan Tata Kerja, Politeknik Samarinda 1 terpisah dari Universitas Mulawarman dan namanya diubah menjadi Politeknik Negeri Samarinda (Polnes). Sejak saat itu seluruh Jurusan dan Prodi dinaikkan stratanya dari D2 menjadi D III. Pada tahun 2000 dibuka Jurusan dan Prodi baru, yaitu Teknik Kimia melalui proyek EEDP Asian Development Bank. Kemudian pembukaan Jurusan dan Prodi baru berlanjut di tahun 2021, yaitu Prodi Teknik Informatika, Desain Produk, dan Pariwisata melalui proyek APBD Kaltim.

Pada tahun 2005, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyerahkan pengelolaan Akademi Maritim Kaltim (AMK) kepada Polnes melalui SK Gubernur Nomor 061/4570/Org Tanggal 6 Juni 2005. AMK kemudian menjadi Jurusan Kemaritiman D III dengan 3 Prodi, yaitu Teknika, Neutika serta Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan. Diserahkannya pengelolaan AMK kepada Polnes menambah jumlah Jurusan dan Prodi yang ada di Polnes.

Dalam sejarahnya, Polnes pernah melakukan pembinaan BLKI melalui program kerjasama antara Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktifitas Tenaga Kerja Depnaker Nomor Kep.31/BPP/1997 dan Dirjen Pendidikan Tinggi Depdikbud Nomor Kep.125/DIKTI/SKB/1997, serta MOU antara Kanwil Depnaker Provinsi Kaltim Nomor Kep.270/W/16/6/1997 dan Politeknik Universitas Mulawarman Nomor 593/PNS/PP/1997. Bidang yang dikerjasamakan adalah program khusus teknisi Jurusan Teknik Mesin Industri dan Teknik Listrik Industri.

Politeknik Negeri Samarinda dalam perkembangannya hingga pada tahun 2023 ini telah memiliki 10 Jurusan dengan 15 (lima belas) Program Studi jenjang Diploma 3 (D-3), 10 (sepuluh) Program Studi jenjang Sarjana Terapan dan 2 (dua) Program Studi Magister Terapan. Program Studi D III Akuntansi merupakan Prodi pertama di Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Samarinda. Program Studi D III Akuntansi ditetapkan berdasarkan SK Nomor 250/DIKTI/KEP/1993  tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Diploma 3 Akuntansi yang selanjutnya disebut Prodi D III Akuntansi. Prodi D III Akuntansi merupakan hasil upgrading dari D II Akuntansi yang terjadi pada tahun 1993 ketika Polnes bernama Politeknik Samarinda I Universitas Mulawarman.

 

Sejak berdirinya, Prodi D III Akuntansi Polnes masih menjadi salah satu prodi yang diminati. Hal tersebut dapat dilihat dari animo masyarakat yang terus meningkat dalam tiga tahun terakhir (grafik)

Screenshot 2023 07 24 at 17.29.59

 

Screenshot 2023 07 24 at 17.30.29

Kurikulum yang ditetapkan oleh prodi adalah kurikulum berbasis SKKNI Level 5 yang menekankan pada kemampuan di bidang keilmuan akuntansi dan komputer. Proses pembelajaran mahasiswa didukung dengan program kegiatan serta sarana dan prasarana yang memadai. Seluruh mahasiswa Prodi D III Akuntansi diwajibkan untuk mengikuti uji kompetensi BNSP pada skema akuntansi tingkat madya yang nantinya akan mendapatkan sertifikat kompetensi dari BNSP. , Adanya sertifikat kompetensi BNSP tersebut menjadikan mahasiswa memiliki nilai tambah atau keunggulan ketika memasuki dunia kerja. Beberapa mahasiswa Prodi D III Akuntansi Polnes telah memiliki hasil luaran berupa program aplikasi berbasis VBA sebagai bahan tugas akhir yang dapat diadopsi oleh masyarakat. Hal tersebut merupakan bekal yang diberikan kepada mahasiswa dalam proses pembelajaran. Hasil luaran inilah yang menjadi ciri khas dari mahasiswa atau  lulusan Prodi D III Akuntansi Polnes.

Prodi D III Akuntansi Polnes memiliki 32 dosen yang ditugaskan pada prodi yang terdiri dari, 11 dosen yang memiliki home based pada Prodi D III Akuntansi dan 22 dosen merupakan dosen di luar home based yang ditugaskan pada Prodi D III Akuntansi. Dari jumlah tersebut, jumlah dosen tetap yang menduduki jabatan fungsional lektor kepala sebanyak 23 dosen, 6 dosen lektor dan 3 asisten ahli. Berdasarkan latar belakang pendidikan, Prodi D III Akuntansi memiliki 4 dosen yang berpendidikan doktor dan 28 dosen berpendidikan magister. Selain itu, sebagian dosen tetap telah memiliki sertifikat kompetensi BNSP.

Sejak berdiri hingga saat ini, Prodi D III Akuntansi telah meluluskan sebanyak 27 angkatan. Lulusan Prodi D III Akuntansi Polnes telah bekerja pada perusahaan di tingkat lokal, nasional, multi nasional serta di tingkat instansi pemerintahan.